Minggu, 21 Oktober 2012

tujuan pendidikan multibudaya


Di era orde baru pengakuan terhadap kebudayaan tidak terdengar sama sekali. Di era itu hanya pengakuan terhadap keanekaragaman suku bangsa yang digaris bawahi. Padahal di dalam keanekaragaman suku terseut terdapat suatu keberagaman kebudayaan yang diciptakan oleh manusia secara sadar.

Setelah jatuhnya rezim orde baru digantikan oleh rezim reformasi, bayak tuntutan rakyat indonesia. Salah satunya yaitu kebebasaan mengapresiasikan hasil cipta, karya dan karsa dari masyarakat indonesia yang memiliki keanekaragaman suku. Tidak hanya keinginan suatu keseragaman suku yang diinginkan oleh zaman sebelumnya, melainkan pengakuan kenekaragaman kebudayaan dalam kesederajatan.
Indonesia sebagai mozaik. Mozaik disini diartikan sebagai suatu negara yang memiliki suku daerah (budaya) dari yang terkecil hingga membentuk suatu negara besar. Pendidikan multibudaya sangatlah dibutuhkan di zaman sekarang ini. Dimana zaman kehidupan yang dialami oleh setiapa manusia berdampingan dengan pengaruh dari negara luar termasuk tekhnologi yang diciptakan oleh manusia itu sendiri. Adanya pendidikan multikultural diharapakan memberikan bekal dengan pemahaman dan bangga akan kebudayaannya sendiri. Kecintaan terhadap kebudayaan yang dimilki mendorong rasa bangga dengan sendirinya. Ketika anak didik memiiki pemahaman dan bangga dengan kebudayaan yang dimilki diharapkan masuknya kebudayaan dari luar tidak menjadikan anak tercabut dari kebuadaayan asal yang dimilkinya.




Daftar pustaka
Mahpud, choiril.2006. Pendidikan Multibudaya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar